INFORMASI :

Selamat Datang di Website resmi Permintah Desa Tambakmulyo tahun 2023  /// Ikuti GERMAS setiap hari sabtu pukul 08.00 WIB di gedung serba guna desa Tambakmulyo  ///  FOLLOW intsagram resmi desa Tambakmulyo @desatambakmulyo

Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman Hidupkan Kembali Posyandu Remaja di Desa Tambakmulyo melalui Edukasi Anemia dan Bahaya Rokok

Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman Hidupkan Kembali Posyandu Remaja di Desa Tambakmulyo melalui Edukasi Anemia dan Bahaya Rokok

Tambakmulyo, Puring – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) menginisiasi kembali pelaksanaan Posyandu Remaja di Desa Tambakmulyo, Kabupaten Kebumen, pada 2 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali program Posyandu Remaja yang telah lama tidak diselenggarakan di desa tersebut sekaligus meningkatkan kepedulian remaja terhadap kesehatan.

Posyandu Remaja diikuti oleh 40 remaja berusia 10–19 tahun yang berasal dari Desa Tambakmulyo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya mengembalikan semangat remaja untuk aktif mengikuti kegiatan kesehatan sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukatif oleh mahasiswa KKN. Materi pertama bertajuk "TANGKAS Lawan Anemia, Remaja Jadi Juara" membahas pengertian anemia, penyebab, gejala, dampak terhadap kesehatan dan prestasi belajar, serta upaya pencegahannya melalui penerapan pola makan bergizi seimbang, konsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran, dan gaya hidup sehat. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran remaja, khususnya remaja putri, mengenai pentingnya mencegah anemia sebagai bekal menuju generasi yang sehat dan produktif.

Materi kedua berjudul "Generasi Bebas Rokok dan Vape, Generasi Hebat" membahas dampak negatif merokok dan penggunaan rokok elektronik (vape) terhadap kesehatan remaja. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa kandungan nikotin dapat menyebabkan ketergantungan, mengganggu perkembangan otak, menurunkan konsentrasi, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit di kemudian hari. Selain itu, peserta juga diajak memahami faktor-faktor yang mendorong remaja mulai merokok, seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan, serta pentingnya memiliki keberanian untuk menolak ajakan merokok dan menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatan diri.

Untuk memperdalam pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan mahasiswa KKN dan seluruh peserta Posyandu Remaja. Dalam diskusi tersebut, para remaja diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, pendapat, maupun pertanyaan mengenai anemia dan bahaya merokok di kalangan remaja. Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami berbagai permasalahan kesehatan yang dekat dengan kehidupan mereka.

Pelaksanaan Posyandu Remaja ini mendapat sambutan positif dari para peserta dan perangkat desa. Kehadiran kembali kegiatan Posyandu Remaja diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan kesehatan yang berkelanjutan bagi remaja Desa Tambakmulyo. Selain memperoleh informasi kesehatan, para peserta juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat mengajak teman sebaya untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman tidak hanya berupaya mengaktifkan kembali Posyandu Remaja yang sempat terhenti, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui edukasi yang komunikatif dan partisipatif. Ke depan, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat keberlangsungan Posyandu Remaja sebagai sarana pembinaan kesehatan generasi muda yang sehat, produktif, dan berkualitas

Bagikan :

Tambahkan Komentar Ke Twitter